Beranda / kampus Santuy / Perpustakaan dan Generasi Digital : Masihkah Relevan?

Perpustakaan dan Generasi Digital : Masihkah Relevan?

PHOSMEDIA | Lhokseumawe-Di tengah perkembangan era digital yang serba cepat dan instan, masyarakat kini dapat mengakses berbagai informasi hanya melalui genggaman tangan. Kehadiran internet, e-book, hingga kecerdasan buatan membuat banyak orang mulai mempertanyakan keberadaan perpustakaan di masa sekarang. Di era hitungan detik, masihkah perpustakaan relevan bagi generasi muda?

Hal tersebut disampaikan oleh Fauzan, mahasiswa Ilmu Komunikasi, dalam wawancara mengenai pandangan anak muda terhadap perpustakaan di era digital. Menurut Fauzan, keberadaan perpustakaan justru semakin penting di tengah mudahnya akses informasi melalui internet. Ia mengatakan bahwa perpustakaan kini tidak hanya berfungsi sebagai gudang buku, tetapi juga sebagai pusat informasi yang menyediakan sumber ilmiah terpercaya dan tervalidasi.

“Di tengah banyaknya disinformasi di internet, perpustakaan menjadi tempat untuk mendapatkan informasi yang kredibel,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa perpustakaan kini menjadi “ruang ketiga” atau third space, yaitu ruang nyaman di luar rumah dan kelas yang mendukung produktivitas. Desain interior yang estetik, suasana tenang, serta fasilitas internet dan ruang belajar menjadi daya tarik tersendiri bagi anak muda untuk datang ke perpustakaan.

Selain itu Fauzan mengaku menyukai suasana perpustakaan yang tenang dan minim distraksi. Baginya, membaca buku fisik secara langsung memberikan pengalaman berbeda dibandingkan membaca melalui
perangkat digital.

Dengan berbagai perubahan inovasi yang dilakukan, perpustakaan membuktikan bahwa keberadaannya
masih relevan di tengah perkembangan teknologi digital. Bagi sebagian generasi muda, perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi juga menemukan ketenangan di tengah derasnya arus informasi.

Namun, pertanyaan kini, bagaimana menurut anda? Apakah perpustakaan masih relevan di era digital, atau justru mulai tergeser oleh kemudahan teknologi serba instan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *