Beranda / Food Review / UMKM Kampus Jadi Primadona

UMKM Kampus Jadi Primadona

PHOSMEDIA | Lhokseumawe, Kamis, 4 Juni 2026 – Deretan pedagang jajanan yang berjualan di sepanjang jalan menuju gerbang Kampus Bukit Indah Universitas Malikussaleh tampak ramai dikunjungi mahasiswa pada Kamis (4/6).

Sejak pagi hari, suasana di kawasan tersebut dipadati mahasiswa yang membeli makanan dan minuman sebelum memasuki area kampus untuk mengikuti kegiatan perkuliahan.
Berbagai jenis jajanan dijual di lokasi tersebut, mulai dari gorengan, roti bakar, kentang goreng, mie instan, nasi bungkus, hingga aneka minuman seperti es teh, kopi, dan jus buah.

Harga yang relatif terjangkau membuat jajanan pinggir jalan menjadi pilihan utama bagi mahasiswa yang ingin menghemat pengeluaran sehari-hari.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas jual beli mulai meningkat sekitar pukul 07.00 WIB. Pada jam tersebut, mahasiswa mulai berdatangan menggunakan sepeda motor maupun kendaraan umum. Banyak di antara mereka berhenti sejenak untuk membeli sarapan sebelum memasuki gerbang kampus.

Salah seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengaku lebih sering membeli makanan di pinggir jalan dibandingkan di tempat lain karena lokasinya yang strategis dan tidak memerlukan waktu lama untuk mendapatkan makanan. Selain itu, variasi makanan yang tersedia cukup beragam sehingga mahasiswa memiliki banyak pilihan sesuai selera dan kemampuan finansial mereka.

Para pedagang yang berjualan di sepanjang akses menuju kampus juga merasakan dampak positif dari ramainya aktivitas mahasiswa. Mereka mengaku jumlah pembeli meningkat pada hari-hari aktif perkuliahan dibandingkan masa libur semester.

Beberapa pedagang bahkan mulai membuka lapak sejak pukul 06.00 WIB untuk melayani mahasiswa yang datang lebih awal. Keberadaan jajanan pinggir jalan tidak hanya memberikan kemudahan bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat sekitar kampus. Banyak warga memanfaatkan lokasi strategis tersebut untuk membuka usaha kecil dan menambah pendapatan keluarga.

Meski demikian, sejumlah mahasiswa berharap kebersihan di sekitar area jualan tetap dijaga. Mereka menilai kenyamanan lingkungan sangat penting agar aktivitas jual beli dapat berlangsung dengan baik tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *