Beranda / Tradition Reborn / njit-Injit Semut Pererat Keakraban

njit-Injit Semut Pererat Keakraban

PHOSMEDIA | LHOKSEUMAWE– 26 mei 2006 Di tengah gempuran gadget dan modernisasi, sekelompok mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi memainkan kembali permainan Injit-injit semut. Mereka tampak asyik bernostalgia dengan memainkan permainan tradisional saling mencubit punggung tangan.

Permainan ini dilakukan di sela-sela waktu kosong aktivitas perkuliahan.Para mahasiswa ini berkumpul membentuk lingkaran di atas semen halaman. Suasana Bahagia dan gelak tawa langsung pecah begitu permainan dimulai.

Permainan dilakukan secara sederhana namun kompetitif. Setiap pemain harus bergantian mencubit lembut punggung tangan teman di bawahnya, lalu menumpuk tangan mereka semakin tinggi ke atas mengikuti irama nyanyian atau candaan bersama. Mahasiswa yang tangannya paling atas atau yang melepaskan cubitan terlebih dahulu biasanya akan menerima hukuman dari orang lain.

Fenomena ini menjadi bukti kecil bahwa permainan tradisional tanpa modal dan tanpa teknologi masih memiliki daya pikat yang kuat untuk menyatukan generasi muda. Selain sebagai sarana hiburan murah meriah yang efektif mengurangi stres akademik, interaksi langsung seperti ini juga dinilai jauh lebih ampuh dalam membangun komunikasi interpersonal yang sehat dan solid di antara sesama mahasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *