PHOSMEDIA | Lhokseumawe-Anak muda zaman sekarang memang tidak bisa lepas dari teknologi pintar, terutama dalam urusan menyelesaikan tugas kuliah sehari-hari. Fenomena inilah yang memicu digelarnya forum diskusi seru oleh puluhan mahasiswa lintas program studi yang dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026. Berkumpul di Gedung GKU C, mereka tampak sangat antusias membedah pemanfaatan kecerdasan buatan demi mendukung kelancaran dunia akademik.
Akademik yang terus berkembang dinamis membuat suasana ruang kelas tempat acara berlangsung mendadak riuh dengan opini yang segar. Format duduk sengaja dibuat melingkar agar suasana terasa lebih santai dan akrab saat salah satu perwakilan mahasiswa memaparkan materi penting di depan kelas. Para peserta pun terlihat fokus menyimak sekaligus mencatat poin penting seputar cara memaksimalkan fungsi teknologi AI.
AI yang ditampilkan lewat layar proyektor di depan kelas itu mengupas tuntas berbagai topik yang sangat dekat dengan kehidupan mahasiswa saat ini. Mulai dari peluang emas memanfaatkan teknologi pintar sebagai asisten belajar, hingga batasan tegas yang wajib dipahami agar proses pengerjaan tugas akhir tetap berjalan jujur dan etis.
Etis atau tidaknya penggunaan teknologi di lingkungan kampus sebetulnya menjadi alasan utama mengapa forum interaktif ini penting untuk diadakan. Mengingat kecerdasan buatan kini semakin sering diandalkan untuk riset, pemahaman yang tepat dan bijak sangat dibutuhkan agar mahasiswa tidak terjebak plagiarisme saat mengikuti jalannya diskusi.
Diskusi tatap muka yang interaktif ini akhirnya ditutup dengan sesi tanya jawab terbuka yang berlangsung sangat aktif dan solutif. Melalui obrolan santai tapi berisi ini, para peserta mendapatkan wawasan baru yang membuka pikiran mereka secara luas. Harapannya, setelah keluar dari ruangan ini, mahasiswa bisa menggunakan teknologi digital secara lebih kritis dan bertanggung jawab.






