PHOSMEDIA | Lhokseumawe — keindahan pantai di Indonesia mulai
terganggu akibat banyaknya sampah yang bergerak di
kawasan pantai. Seperti yang terlihat di pantai Ujung
Batee, sampah pelastik, botol minuman, kantong kresek
hingga sisa – sisa makanan dapat terlihat berserakan di
beberapa sisi pantai.
Permasalahan sampah di pantai Ujung Batee ini sering
dikeluhkan oleh masyarakat sekitar, pengunjung serta
nelayan yang sering beraktivitas di bibir pantai ini.
Kondisi dimana sampah menumpuk sampai menutupi
bibir pantai ini biasanya terjadi saat akhir pekan atau
pun hari libur lain ketika jumlah wisatawan di pantai
Ujung Batee ini sedang membludak.
Pantai Ujung Batee sendiri terletak di Gampong Blang
Panyang, Kec.Muara Satu, Kota Lhokseumawe.
Masalah sampah ini masih sering terjadi salah satu
penyebabnya adalah karena masih kurangnya kesadaran
masyarakat dan juga pengunjung dalam menjaga
kebersihan lingkungan. Selain itu, pengelolaan sampah
di kawasan ini juga dinilai belum maksimal.
Warga berharap pemerintah dan masyarakat dapat
bekerja sama dalam mengatasi masalah tersebut dengan
cara bergoyang royong rutin serta edukasi kepada
masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan
lingkungan, serta pengawasan terhadap pengunjung
agar mereka tidak buang sampah sembarangan.
Masyarakat berharap pantai di Indonesia khususnya
pantai Ujung Batee dapat kembali bersih dan bebas dari
sampah, agar pantai menjadi tempat wisata yang
nyaman dan juga keberagaman hayati tetap terjaga
Sampah Menjadi Musuh Bagi Pantai





