PHOS MEDIA– tradisional Reborn
LHOKSEUMAWE, Selasa(2/6/2026)- Di tengah Kebiasaan anak-
anak sekarang (Gen Alpha) yang semakin dekat dengan gadget,
sejumlah mahasiswa memainkan permainan tradisional sendok
kelereng di halaman kompleks perumahan PT Arun. Permainan yang
dulu sering dijumpai saat perlombaan ini kembali dimainkan sebagai
bentuk pengenalan budaya permainan tradisional kenapa generasi
muda. Pengenalan budaya tersebut dilakukan melalui aktivitas
sederhana yang sarat makna.
Aktivitas sederhana yang sarat makna terlihat saat para peserta
berjalan sambil menggigit sendok yang berisi kelereng. Mereka harus
menjaga keseimbangan agar kelereng tidak terjatuh hingga
mencapai garis akhir. Meski terlihat mudah, permainan ini menuntut fokus dan ketelitian itu kemudian menciptakan suasana yang penuh
keseruan.
Suasana yang penuh keseruan membuat permainan ini tidak hanya
menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial. Melalui
permainan sendok kelereng ini, para peserta dapat merasakan
kembali pengalaman bermain bersama yang kini mulai jarang
ditemui. Hanya saja dimainkan di hari tertentu seperti 17 Agustus
dan acara lainnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa permainan
tradisional masih relevan sebagai sarana membangun kebersamaan
di tengah perkembangan teknologi.
KESEIMBANGAN DI






