Beranda / Food Review / Kaki lima menggoda

Kaki lima menggoda

PHOSMEDIA | Lhokseumawe– Deretan jajanan kaki lima yang berlokasi di depan kawasan PT Arun terus menjadi

magnet bagi masyarakat yang ingin menikmati beragam makanan dengan harga terjangkau. Setiapsore hingga malam hari, kawasan tersebut dipenuhi pedagang dan pengunjung yang datang dariberbagai daerah di sekitar Kota Lhokseumawe. Aktivitas jual beli yang berlangsung hingga larutmalam menjadikan lokasi ini sebagai salah satu pusat kuliner rakyat yang ramai dan hidup.Pantauan di lokasi pada Sabtu (14/6), puluhan pedagang tampak berjejer di sepanjang jalan depanPT Arun. Mereka menjajakan berbagai jenis makanan dan minuman, mulai dari bakso, mi goreng,sate, martabak, roti bakar, jagung bakar, aneka gorengan, hingga minuman segar seperti es buahdan kopi. Aroma makanan yang sedang dimasak menarik perhatian para pengguna jalan yangmelintas untuk singgah dan menikmati hidangan yang tersedia.Keramaian tersebut tidak hanya didominasi oleh warga sekitar, tetapi juga oleh para pelajar,mahasiswa, pekerja, hingga keluarga yang datang untuk menghabiskan waktu bersama. Banyakpengunjung memilih lokasi ini karena suasananya yang santai dan harga makanan yang relatif murahdibandingkan tempat makan lainnya

Salah seorang pedagang, Rahmat (43), mengatakan bahwa usaha yang dijalankannya di depan PT
Arun telah berlangsung selama lebih dari enam tahun. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki
potensi ekonomi yang besar karena selalu ramai dikunjungi masyarakat.
“Kalau hari biasa pembeli tetap ada, tetapi saat akhir pekan jumlahnya bisa meningkat dua kali lipat.
Banyak keluarga datang untuk makan malam atau sekadar menikmati jajanan,” katanya.
Keberadaan pedagang kaki lima di lokasi tersebut memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat
kecil yang ingin mencari nafkah. Sebagian besar pedagang mengandalkan hasil penjualan harian
untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka. Dengan modal yang tidak terlalu besar, mereka dapat
membuka usaha dan memperoleh penghasilan yang cukup stabil.
Sementara itu, salah seorang pengunjung, Siti Aisyah (25), mengaku sering datang ke kawasan
tersebut bersama teman-temannya. Menurutnya, variasi makanan yang lengkap menjadi alasan
utama dirinya memilih jajanan kaki lima di depan PT Arun.
“Di sini pilihan makanannya banyak dan harganya terjangkau. Selain itu, suasananya juga nyaman
untuk berkumpul bersama teman-teman setelah selesai bekerja,” ujarnya.
Selain menawarkan berbagai pilihan kuliner, kawasan ini juga menjadi ruang interaksi sosial bagi
masyarakat. Banyak warga yang memanfaatkan lokasi tersebut sebagai tempat berkumpul,
berdiskusi, atau sekadar melepas penat setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Pada malam hari,
suasana semakin ramai dengan kehadiran kelompok anak muda yang menikmati waktu bersama
sambil mencicipi makanan favorit mereka.
Meski demikian, sejumlah warga berharap adanya perhatian lebih terhadap kebersihan dan penataan
kawasan. Mereka menilai peningkatan fasilitas umum seperti tempat sampah, area parkir, dan
penerangan jalan dapat memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pengunjung maupun
pedagang.
Pemerhati ekonomi lokal menilai bahwa aktivitas jajanan kaki lima di depan PT Arun memiliki peran
penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Selain menciptakan lapangan pekerjaan,
keberadaan pedagang juga membantu perputaran uang di tingkat lokal dan memberikan kesempatan
bagi pelaku usaha mikro untuk berkembang

Hingga saat ini, kawasan kuliner kaki lima di depan PT Arun masih menjadi salah satu destinasi

favorit masyarakat Lhokseumawe. Dengan harga yang terjangkau, pilihan menu yang beragam, serta
suasana yang ramai dan akrab, lokasi tersebut terus menarik minat warga untuk datang dan
menikmati sajian kuliner setiap harinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *