Beranda / Food Review / Cerita Rasa Arun

Cerita Rasa Arun

PHOSMEDIA | Lhokseumawe- Pada tanggal 9 mei 2026, Aku sedang berada di kawasan pintu dua arun, kota Lhokseumawe.Ada banyak jajan jajanan di pinggir jalan yang gak pernah sepi pembeli nya. Ada gerobak jajanan jalanan yang menyediakan aneka camilan gurih seperti sempol ayam, bakso tusuk, nugget stik, es buah, dan somay dengan harga yang sangat ramah kantong.Gerobak ini di kelola oleh pedagang lokal yang sudah lama melayani warga dan anak muda di sekitar kawasan. Berada tepat di kawasan Pintu Dua Arun, Kota Lhokseumawe, titik yang sangat strategis dan sering dilewati banyak orang. Buka setiap hari mulai pukul 15.00 sampai sekitar pukul 18.00 sore WIB, pas banget buat istirahat kuliah atau pulang beraktivitas.Tempat ini selalu ramai karena rasanya enak, porsinya pas, dan harganya mulai Rp1.000 saja, sangat cocok buat anggaran mahasiswa. Semua camilan dimasak langsung saat ada yang pesan, jadi selalu hangat, renyah, dan diolah dengan cara yang bersih. Lokasinya yang persis di jalur utama bikin tempat ini gampang banget ditemukan, baik dari arah kampus, perumahan, maupun jalan raya. Banyak mahasiswa yang lewat sepulang kelas atau saat senggang pasti mampir sebentar buat mengisi perut yang keroncongan. Tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam, dengan uang receh pun sudah bisa dapat camilan yang mengenyangkan dan nikmat, menjadikannya langganan wajib buat cari jajanan. Jajanan yang dijual di sini punya rasa yang nendang dan bikin ketagihan. Sempol ayamnya terasa dagingnya, tidak cuma tepung, renyah di luar tapi lembut di dalam, makin mantap dicocol saus sambal dan tomat yang kental. Ada juga bakso tusuk, nugget stik, sosis bakar, sampai somay yang harganya bersahabat, pas banget dimakan sambil nongkrong sebentar atau dibawa pulang. Bahan-bahannya juga dipilih yang bagus, jadi aman dimakan berkali-kali tanpa khawatir.Bagi mahasiswa di Lhokseumawe, tempat ini bukan cuma tempat beli camilan, tapi jadi tempat santai bareng teman-teman setelah jam kuliah. Suasananya yang sederhana, pelayanan yang ramah, dan harga yang tidak berubah-ubah bikin tempat ini tetap bertahan dan jadi pilihan utama. Kalau kamu lewat Pintu Dua Arun, jangan lupa mampir, rasakan sendiri kenikmatan jajanan jalanan yang sudah jadi favorit banyak anak muda di kota ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *