Beranda / Lokal Trip Journey / Jejak Kesulatanan Pasai Masih Terjaga di Kompleks Makam Periode III

Jejak Kesulatanan Pasai Masih Terjaga di Kompleks Makam Periode III

PHOSMEDIA | Aceh Utara – Museum Samudra Pasai di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, menjadi tempat penulis memperoleh informasi mengenai Kompleks Makam Kesultanan Samudra Pasai Periode III pada 12 Juni 2026. Melalui penjelasan pemandu museum, diketahui bahwa kompleks makam yang berada di Gampong Meucat merupakan salah satu peninggalan penting Kesultanan Samudra Pasai. Penjelasan tersebut memberikan gambaran mengenai nilai sejarah kawasan itu.

Penjelasan tersebut menerangkan bahwa Kompleks Makam Kesultanan Samudra Pasai Periode III menjadi tempat peristirahatan para sultan, keluarga kerajaan, bangsawan, serta ulama yang berperan dalam perkembangan Islam di Aceh. Ratusan nisan batu dengan ukiran kaligrafi khas masih berdiri hingga sekarang, meskipun sebagian telah mengalami pelapukan akibat usia yang mencapai ratusan tahun. Keberadaan nisan-nisan itu menjadi bukti perjalanan panjang Kesultanan Pasai.

Keberadaan nisan-nisan itu menunjukkan kejayaan Kesultanan Samudra Pasai yang berkembang sekitar abad ke-14 hingga ke-15 sebagai kerajaan Islam pertama di Nusantara. Menurut pemandu museum, kompleks makam tidak hanya memiliki nilai sejarah dan budaya, tetapi juga menjadi tujuan ziarah serta wisata edukasi bagi masyarakat, pelajar, dan wisatawan yang ingin mempelajari sejarah Aceh. Nilai sejarah tersebut terus dijaga hingga sekarang.

Nilai sejarah tersebut diwujudkan melalui upaya pelestarian kawasan makam yang telah dipagari dan dirawat secara berkala oleh masyarakat serta pihak terkait. Meski demikian, pemandu museum menjelaskan bahwa fasilitas pendukung seperti papan informasi yang lebih lengkap dan layanan pemandu di lokasi makam masih perlu ditingkatkan. Upaya pelestarian itu diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung.

Upaya pelestarian itu diharapkan dapat menjaga warisan Kesultanan Samudra Pasai agar tetap dikenal oleh generasi mendatang. Selain menjadi destinasi wisata sejarah, Kompleks Makam Kesultanan Samudra Pasai Periode III juga menjadi bukti nyata bahwa Aceh pernah menjadi pusat perkembangan Islam di Nusantara yang memiliki pengaruh besar terhadap sejarah bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *