PHOSMEDIA | Lhokseumawe – Jum’at (12/06/2026) sejumlah anak-anak remaja terlihat memainkan permainan tradisional berkelahi jempol di halaman rumah pada Sabtu sore. Permainan sederhana ini berlangsung dengan penuh tawa dan semangat kebersamaan.
Permainan berkelahi jempol dilakukan oleh dua orang pemain yang saling mengaitkan jari tangan mereka, kemudian berusaha menekan jempol lawan hingga tidak bisa bergerak. Meskipun sederhana, permainan ini membutuhkan kecepatan dan strategi untuk memenangkan pertandingan.Kegiatan tersebut dilakukan oleh anak-anak di kawasan Batuphat, Kota Lhokseumawe, sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka memainkan permainan itu untuk mengisi waktu luang setelah menyelesaikan aktivitas sehari-hari.
Menurut para pemain, permainan berkelahi jempol dipilih karena mudah dimainkan tanpa memerlukan alat khusus. Selain menghibur, permainan ini juga melatih konsentrasi, ketangkasan, dan sportivitas antar teman.Permainan berlangsung dengan suasana santai dan penuh keakraban. Para peserta saling bergantian menjadi lawan dan memberikan dukungan kepada teman yang sedang bertanding. Kegiatan ini menunjukkan bahwa permainan tradisional masih dapat menjadi sarana hiburan yang menyenangkan bagi anak-anak di tengah perkembangan teknologi saat ini.






