PHOSMEDIA | Lhokseumawe – (12/06/2026) Dua mahasiswa Universitas Malikussaleh (UNIMAL) antusias mengisi waktu luang dengan bermain permainan tradisional ceper setelah kelas perkuliahan selesai pada Jumat sore. Kegiatan santai ini sengaja mereka lakukan sebagai sarana hiburan sederhana di lingkungan kampus. Lingkungan kampus Bukit Indah menjadi tempat pilihan mereka.
Tempat pilihan mereka adalah area semen terbuka di lapangan DPR (Di bawah Pohon Rindang) yang berlokasi tepat setelah gerbang masuk kampus. Di lokasi yang teduh tersebut, kedua mahasiswa ini tampak asyik berjongkok sambil menyusun strategi permainan. Strategi permainan dimulai dengan menyusun beberapa tutup botol.
Menyusun beberapa tutup botol plastik bekas dilakukan secara bergantian sebelum akhirnya benda tersebut disentil menggunakan jari tangan. Permainan tradisional ini terbukti ampuh menarik perhatian beberapa mahasiswa lain yang kebetulan lewat di area lapangan. Area lapangan kampus pun mendadak riuh oleh gelak tawa.
Gelak tawa dan keseruan dari permainan sederhana ini menjadi cara yang sangat efektif bagi para mahasiswa untuk melepas penat. Setelah seharian penuh pikiran mereka terkuras di dalam ruang kelas, aktivitas fisik ini mampu menyegarkan kembali semangat mereka. Semangat mereka kembali bangkit untuk melestarikan budaya.
Melestarikan budaya tradisional lewat permainan ceper ini membuktikan bahwa warisan masa kecil tetap bisa eksis di tengah modernisasi. Mereka berharap kegiatan positif ini dapat memicu mahasiswa lain untuk terus merawat tradisi daerah. Tradisi daerah diharapkan tidak hilang digerus oleh kesibukan dunia perkuliahan.






