PHOSMEDIA | Lhokseumawe – Sabtu, (30/05/2026) pukul 12.30 WIB, sejumlah remaja memainkan permainan tradisional ular naga di Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe. Kegiatan ini dilakukan sebagai hiburan sekaligus upaya melestarikan budaya yang mulai jarang dimainkan di tengah perkembangan teknologi modern. Perkembangan teknologi modern tidak mengurangi semangat remaja untuk memainkan permainan tradisional tersebut bersama teman-teman mereka.
Perkembangan teknologi modern tidak mengurangi semangat remaja untuk memainkan permainan tradisional tersebut bersama teman-teman mereka. Para peserta membentuk barisan memanjang dan berjalan melewati gerbang yang dibuat oleh dua pemain sesuai aturan permainan ular naga. Suasana di bawah rindangnya pepohonan terlihat ramai, tertib, dan dipenuhi tawa selama permainan berlangsung. Tawa selama permainan berlangsung membuat suasana semakin akrab dan mempererat hubungan sosial antar peserta.
Tawa selama permainan berlangsung membuat suasana semakin akrab dan mempererat hubungan sosial antar peserta. Selain menghibur, permainan ular naga juga melatih kekompakan, kerja sama, dan kemampuan berinteraksi dalam kelompok. Setiap peserta harus menjaga barisan agar tetap rapi dan mengikuti aturan permainan sehingga permainan dapat berjalan dengan lancar. Permainan yang berjalan lancar menunjukkan pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam setiap kelompok.
Permainan yang berjalan lancar menunjukkan pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam setiap kelompok. Warga yang menyaksikan kegiatan tersebut berharap permainan tradisional seperti ular naga terus diperkenalkan kepada generasi muda. Menurut mereka, permainan ini bukan hanya sarana rekreasi, tetapi juga media untuk menanamkan rasa kebersamaan agar tetap menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.






